Haaaaii!! Pos kedua aku kali ini pingin ngasih sebuah cara bagaimana membangun kepercayaan diri? hemm ngomong-ngomong soal percaya diri? Menurutku, percaya diri itu adalah sebuah karakter adalah keadaan asli yang ada di dalam diri seseorang sehingga membedakan dirinya dan orang lain. Dari hal tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa Kepercayaan diri seseorang itu menentukan sebuah kesadaran bahwa setiap individu harus berbuat yang terbaik alias unggul dan mampu bertindak sesuai potensi dan kesadarannya.
Lalu bagaimana caranya?
Duduklah disebuah kursi, letakkan kursi kosong dihadapan kamu, tetapkanlah sendiri peran yang akan kamu bawakan dan tentukan juga peran dari kursi kosong tersebut. lakukan hal ini berulang kali yaa, dengan catatan dengan situasi yang berbeda.
Langkah pertama :
Buatlah situasi apa yang bakal kamu hadapi, apa tujuan kamu, dan apa yg kamu ingin peroleh dari situasi tersebut.
Langkah kedua :
Berikan pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Ketegasan sikap seperti apa yang kamu perlukan untuk bisa mencapai keinginan?
2. Apa yang harus kamu lakukan untuk mencegah ketidaktegasan yang ada pada dirimu?
3. Apa yang membuat kamu menyerah dan tidak yakin dengan diri kamu?
4. Hal-hal yang menyebabkan ketidaktegasan dalam diri kamu adalah :
a). Apakah kamu memiliki kepercayaan yang masuk akal?
b). Bagaimana kamu dapat menggantikan hal-hal yang tidak masuk akal tadi dengan hal yang masuk akal?
c). Apakah sebagai wanita selama ini kamu berada pada lingkungan dan pengajaran yabg membuat kamu tidak bisa tegas?
5. Kalau demikian halnya, apa yang seharusnya kamu lakukan untuk mengatasi hal itu?
6. Apakah kamu menjadi khawatir jika menjadi pribadi yang tegas? bagaimana menghadapinya?
7. Dapatkah kamu memastikan kepada orang lain/bangku kosong tadi, bahwa?
a). Kamu benar-benar mendengarkannya dan mengertinya?
b). Ia mengerti apa yang kamu rasakan?
Jawablah Ya atau Tidak pertanyaan-pertanyaan fi bawah ini yaa, dari dialog-dialog antar dua orang; Yaitu Kamu sendiri dan orang lain(Bangku kosong) :
1). Apakah kamu sudah katakan apa yang hendak kamu katakan?
2). Apakah kamu benar-benar menggunakan hak tanpa mengabaikan/mengecilkan hak orang lain?
3). Apakah kamu dalam menyatakan hal tadi lebih banyak berdiri/duduk?
4).Apa suara Kamu tadi keras atau lemah lembut?
5). Apa kamu lebih banyak rileksnya?
6). Setelah selesai percakapan tersebut, apakah kamu merasa puas atau kecewa?

